SABTU, 15 JANUARI 2011 | 20:01 WITA | 67358 Hits
Share |

Rumah Sakit Kekurangan Tempat Tidur
MAKASSAR -- Program kesehatan gratis yang dicanangkan Pemprov Sulsel masih terkendala dengan kurangnya tempat tidur untuk perawatan di setiap rumah sakit. Jumlah kekurangan tidak sedikit karena mencapai mencapai 4.200 unit atau lebih dari 30 persen rasio jumlah penduduk Sulsel.

Kekurangan tempat tidur itu diakui Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief. Menurut dia, kekurangan itu disebabkan laju pertumbuhan Sulsel yang memang cukup tinggi. Namun Latief menolak anggapan jika kekurangan itu disebabkan karena pihak dinkes telat melakukan rasionalisasi.

"Memang ada rasio dari Menkes yang ditetapkan. Sulsel sudah dalam tahap penyesuaian. Kami bersyukur karena berdiri beberapa rumah sakit baru di Makassar baik pemerintah maupun swasta. Pendirian RS itu bisa menambah daya tampung kamar perawatan dan juga tempat tidur," kata Latief, Jumat, 14 Januari.

Dalam waktu dekat, Dinkes Sulsel juga sedang menunggu proses peralihan beberapa rumah sakit regional dari tipe C ke tipe B. Secara otomatis kata dia, menambah jumlah tempat tidur. Saat ini dari 66 rumah sakit di Sulsel hanya terdapat 5.500 tempat tidur. Padahal jumlah penduduk Sulsel menjadi 8,2 juta lebih.

Rumah Sakit Sayang Rakyat, misalnya, dari 200 tempat tidur akan bertambah menjadi 1.000 tempat tidur. Termasuk puskesmas yang jumlahnya 170 naik kelas akan menambah tempat perawatan.
Kehadiran Rumah Sakit milik Lippo Group, Siloam Hospital, yang dikategorikan rumah sakit kalangan menengah ke atas juga membantu program pemprov memenuhi fasilitas dan kebutuhan kesehatan. (aci)

KOMENTAR BERITA "Rumah Sakit Kekurangan Tempat Tidur"


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).